Susahnya
jadi orang dewasa. Baru kali ini saya bener benar merasakan betapa sulitnya
tumbuh menjadi dewasa. Sosok yang harus tegar, mandiri, tabah, kuat. Benar
benar susah untuk dijalani. Butiran air mata yang jatuh saja tidak cukup, perlu
pengorbanan yang benar benar kuat, kuat hati jasmani dan rohani. Tuhan mampukah
aku menjalani semua ini? Kuatkah aku untuk menghadapi kehidupan duniawi yang
benar benar menyedihkan dan mengerikan?
Terlalu pesimisnya diriku ini, tak ada
tenaga ataupun kekuatan yang kubangun agar aku bisa bertahan hidup, betapa
bodohnya diriku untuk memahami semuanya, betapa egoisnya aku terhadap meraka,
haruskah aku bergantung kepada mereka sampai akhir hayatku? Sehingga aku tak
akan pernah menemukan jati diriku yang sebenarnya. Apakah aku akan merepotkan
meraka selama hidupnya? Seribu pertanyaan yang terngiang ngiang di otakku saat
ini. Dan sekarang apa yang harus kulakukan? Haruskah aku menghilang dari dunia
ini? Apakah aku harus berpindah ke planet lain ? haruskan aku kabur dari masalah
ini? Haruskah aku pergi meninggalkan mereka? Haruskah aku mengomel kepada
mereka? Hanya pengecut yang mengatakan semua pertanyaan yang tak berguna ini.
Manusia hidup bersosialisasi tak akan ada seorang pun yang bisa hidup tanpa
bantuan orang lain. Walaupun hidupmu menyedihkan yakinlah semua pasti ada
hikmahnya. Ingat saja kata kata ini “semua akan indah pada waktunya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar